Danrem 162/WB Resmikan Desa Danger Sebagai Kampung Pancasila

Senin, 27 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM– Desa Danger Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur hari ini diresmikan sebagai Kampung Pancasila. Peresmian Kampung Pancasila Desa Danger ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Danrem 162/WB Brigadir Jenderal TNI Agus Bhakti, S.I.P., M.I.P., M.Han., dan Kepala Desa Danger Kaspul Hadi, S.I.P., di Tugu Perjuangan Banteng Hitam Masjid Jamik Nurul Jihad Desa Danger Kecamatan Masbagik Lombok Timur, Senin (27/11/2023).

Kampung Pancasila adalah suatu wilayah yang secara resmi diakui dan diresmikan untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan hidup bersama. Dalam konteks ini, masyarakat di kampung tersebut diharapkan dapat mengamalkan sila-sila Pancasila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Kampung Pancasila tidak hanya menjadi tempat tinggal bagi warganya, tetapi juga sebuah simbol konkrit dari upaya membangun kesatuan dalam keberagaman. Penerapan konsep ini memberikan landasan kuat untuk memupuk semangat persatuan dan gotong royong di tingkat Desa.

Baca Juga :  Sinergi Koramil 06 Jonggat dan Pemerintah Desa Jelantik Laksanakan Pembersihan Saluran Irigasi.

Brigjen TNI Agus Bhakti mengatakan kampung Pancasila itu sudah lama diprogramkan namun baru sekarang bisa terealisasi dan diharapkan Desa Danger akan menjadi Desa Pelopor Kampung Pancasila di Kabupaten Lombok Timur.
“Kita harapkan Desa Danger ini menjadi pelopor kampung Pancasila. Desa yang akan menerapkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila itu akan menjadi landasan dan drap hidup bagi masyarakat di Desa Danger ini dalam kehidupan sehari-harinya dan kita juga berharap akan menjadi contoh bagi Desa-Desa lainnya,”ungkap Danrem kepada awak media.

Dipilihnya Desa Danger sebagai Kampung Pancasila, karena memiliki sejarah pada masa penjajahan Belanda, dimana Jalur Danger merupakan momok bagi Belanda, karna disinilah markas BANTENG HITAM (Para Pejuang Sasak) yang dibuktikan dengan adanya monument perjuangan Banteng Hitam di halaman Masjid “Nurul Jihad”. Danger Selatan sebagai markas perundingan mereka dalam menyusun kekuatan melawan penjajah. Karena ketakutan penjajah itulah nama Danger akhirnya dijadikan nama pemukiman dan dianggap berbahaya oleh penjajah.

Baca Juga :  Taati SIPD RI, BPD Bali Kolaborasi dengan Bank NTB Syariah

Perlu diketahui nama-nama Veteran Desa Danger (Laskar Banteng Hitam) yang merupakan para pejuang kemerdekaan yang turut membebaskan Lombok Timur dari para penjajah sebagai berikut TGH. Mahsun, H. Misbah, H. Pahrudin, H. Masri, H. Sapoan, H. Sahrudin, Amaq Nursam, Amaq Masirah, Amaq Rat, Mahasiun.

Tampak hadir pada acara peresmian kampung Pancasila Kasi Log Kasrem 162/WB, Kolonel Arm Heri Bayu Widiatmoko, Dandim 1615/Lotim, Letkol Inf Bayu Sigit Dwi Untoro, Kadis PMD Kab Lombok Timur, Drs. Sulamun Rahman, Wakapolres Lombok Timur, Kompol Raditia Suharta, S.I.K., Camat Masbagik, Agus Safandi, S.I.P., Kapolsek Masbagik, Iptu Ery Susanto. Kades Danger, Kaspul Hadi, S.H.

POST TERKAIT

Masjid Nurul Bilad The Mandalika Diperkuat, ITDC & BSI Sinergi Dukung Kehidupan Spiritual Masyarakat
Kapolda NTB Turun Langsung Simulasikan Arus Penonton MotoGP Mandalika
Pemkab Lombok Tengah Perkuat Keamanan Siber, Sekda Ingatkan Ancaman Peretasan Data Pemerintah
Polresta Loteng Selidiki Kematian Perempuan Ditemukan Terbakar di Kebun Batukliang
Polresta Loteng Terbitkan DPO Pimpinan Ponpes Terkait Dugaan Persetubuhan Anak di Praya Timur
Jelang MotoGP Mandalika, Polisi Cek Arus Penumpang dan Logistik di Pelabuhan Lembar
Polda NTB Terjunkan Tim URC Jatanras Amankan Kawasan Mandalika Jelang MotoGP 2026
Bank NTB Syariah Dukung Optimalisasi Penerimaan Daerah dari Sektor Perikanan dan Kelautan
Berita ini 11 kali dibaca

POST TERKAIT

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:44 WITA

Masjid Nurul Bilad The Mandalika Diperkuat, ITDC & BSI Sinergi Dukung Kehidupan Spiritual Masyarakat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:50 WITA

Pemkab Lombok Tengah Perkuat Keamanan Siber, Sekda Ingatkan Ancaman Peretasan Data Pemerintah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:58 WITA

Polresta Loteng Selidiki Kematian Perempuan Ditemukan Terbakar di Kebun Batukliang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:55 WITA

Polresta Loteng Terbitkan DPO Pimpinan Ponpes Terkait Dugaan Persetubuhan Anak di Praya Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:25 WITA

Jelang MotoGP Mandalika, Polisi Cek Arus Penumpang dan Logistik di Pelabuhan Lembar

POST BARU