Camping Ground Campervan dan Motovan Terbesar di Dunia || Bukit Aquila

Sabtu, 29 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – Bakal Menjadi Camping Ground Campervan dan Motovan Terbesar di Dunia, Kadishut Jabar dan Bupati Cianjur Akan Menghadiri Launching Kawasan Wisata Cikanyere Bukit Aquila Puncak

 

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat Dodit Ardian Pancapana dan Bupati Kabupaten Cianjur H.Herman Suherman bakal menghadiri launching kawasan wisata Cikanyere Bukit Aquila pada Minggu 30 Juni 2024 besok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kadishut Jabar dan Bupati Cianjur sudah konfirmasi hadir di pasar Leuweung Cikanyere yang sekaligus akan dirangkaikan dengan pembukaan kawasan wisata Cikanyere Bukit Aquila, yang salah satunya camping ground,” ungkap Kepala Cabang Dinas Kehutanan wilayah IV Jabar Endik Casdika, Sabtu (29/6).

 

Dijelaskan, selain dihadiri oleh kedua pejabat tersebut, pihaknya juga mengundang pejabat-pejabat terkait di wilayah Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga :  Meriahkan MotoGP, Planogram Goes to Mandalika 2023 Hadir di Bandara Lombok

 

‘Pj Gubernur Jabar, berapa OPD Prov Jabar terkait, OPD terkait di Kabupaten Cianjur, Forkopincam Pacet & Sukaresmi, juga telah diundang,” tambah Endik.

 

Pembukaan Pasar Pasisan Leuweung dan Launching Wisata Alam Cikanyere oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat juga akan diisi dengan beragam kegiatan lainnya seperti Live Streaming Tim Pasleuw Digi Millenial CDK WIlayah IV, Event hiburan mendengarkan musik Band sambil bersantai menggelar tikar, Gelar Budaya Pencak Silat, Band Lokal, Atraksi Seni (Anak Sekolah & RT/RW), pameran produk hasil hutan dan dlahannya, serta produk hasil produksi KTH Binaan CDk Wilayah IV serta UMKM Kab.Cianjur.

 

“Ada sekitar 100 Kelompok binaan CDK IV & UMKM dari Kecamatan sekitar Cikanyere diantara Pacet, Sukaresmi, Cipanas, Cugenang,” tambah Endik.

 

Sementara itu CEO ReaVee Boga Agrobiz sebagai operator camping ground Bukit Aquila menginformasikan, sudah banyak mintra terkait yang melakukan survey lokasi untuk melakukan aktivitas camping di Camping Ground Bukit Aquila, “hampir tiap hari saya mendampingi mitra dari berbagai komunitas untuk meninjau lokasi camping ground Bukit Aquila,” ungkap owner Glamping Reaveecafe Puncak Ini.

Baca Juga :  Diklat Pelatih Taekwondo Kabupaten Lombok Tengah || Meningkatkan Skil Pelatih

 

Diungkapkan dari pengamatan para mitra, lokasi camping Ground Bukit Aquila menjadi salah satu camping ground terbesar di Indonesia bahkan di dunia.

 

“Kami belum bisa mengklaim sebagai camping ground terbesar di Indonesia, di kawasan asia ataupun dunia, karena masih memerlukan data pembanding dengan camping ground lainnya,” jelas Arif.

 

Namun Arif sudah mempunyai gambaran, untuk luasan Campervan dan Motovan bisa manjadi nominasi Camping Ground terbesar didunia, “Lokasi blok Puncak Camping Ground Bukit Aquila bisa menampung 3000 Campervan dan 5000 Motovan dan lebih dari 2000O orang dengan total luas 144,6 hektar. Ini kemungkinan akan menjadi lokasi Camping Ground terbesar didunia yang tepat berada diatas gunung dengan view 360 derajat berupa gunung Gede-Pangrango, City Light diatas 6 Kecamatan dari dua Kabupaten yakni Cianjur dan Kabupaten Bogor sekaligus,” terang Arif.

Baca Juga :  Galian C Diduga Ilegal di Lembar Selatan || Pemangku Kebijakan Jangan Tutup Mata.

 

Untuk melengkapi infrastruktur camping ground ini, pihaknya bersama CDK IV Jabar sedang membangun fasilitas mendasar, “fasilitas air, toilet dan listrik, lagi dipersiapkan.

 

Arif berharap Camping Ground Bukit Aquila akan menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup signifikan kedepannya.

 

“Selain akan memberikan kontribusi PAD, Camping Ground Bukit Aquila juga akan memberikan efek positif bagi UMKM di wilayah Cianjur, karena nantinya UMKM ini akan diberikan space khusus untuk berdagang,” pungkas Alumni Magister dari Telkom University Bandung ini.

POST TERKAIT

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat
Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok
Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan
Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor
Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun
Panitia Pilkades Labulia Tetapkan 9.068 DPT Secara Terbuka
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Berita ini 39 kali dibaca

POST TERKAIT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:34 WITA

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:06 WITA

Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:47 WITA

Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:37 WITA

Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor

POST BARU