Bupati Rakor Program Beasiswa Jalur Tahfiz Tahun 2024

Jumat, 22 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – Bupati Lombok Tengah H.L.Pathul Bahri melakukan rapat koordinasi terkait beasiswa jalur Tahfiz. Rapat dipimpin Ketua Yayasan Yatim Tersenyum H.L.Firman Wijaya Sekda Lombok Tengah.

Hadir pengurus Yayasan, Kepal Dinas Pendidikan, Direktur Utama PDAM Tirta Ardhia Rinjani, Kepala Cabang Bank NTB, Kabag Kesra, Kabag Prokopim, Korwil Dikdas dan sejumlah pejabat lainnya.

Untuk diketahui pada tahun 2023 Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah membuka beasiswa pendidikan jalur tahfiz bagi Kaum Duafa dan Yatim-piatu. Sebanyak 19 orang dinyatakan lulus seleksi. Selanjutnya 8 orang lulus di Fakultas Kedokteran dimana 5 orang lulus di Universitas Mataram dan 3 orang di Universitas Islam Al Azhar. sedangkan sisanya di kuliahkan di dua perguruan tinggi yakni di Universitas Nahdlatul Ulama sebanyak 5 orang, sisanya di Universitas Qomarul Huda Bagu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Yayasan Yatim Tersenyum H.L.Firman Wijaya mengatakan program ini sudah berjalan satu tahun lebih. Mahasiswa sudah duduk disemester 1. Sebanyak 8 Mahasiswa dan Mahasiswi jalur tahfiz saat ini sudah masuk kuliah sedangkan sisanya 11 orang kuliah di tempat lain.
Mengingat banyaknya yang dikuliahka, awalnya pihak Yayasan pesimis bisa biayai 8 orang Tahfiz yang memenuhi syarat dari Universitas Mataram dan Unizar namun ternyata bisa diatasi akibat dari kegigihan Bupati Lombok Tengah.

Baca Juga :  Sukiman Komitmen Dampingi Gita Ariadi Maju Pilgub NTB 2024

Mereka kata Sekda akan disiapkan klinik yatim. Sebagai target awal punya klinik dan rumah sakit. Untuk itu perlu tenaga kesehatan, sudah mulai berjalan.

Untuk pembangunan klinik kata Firman, akan segera dibangun sebab sudah ada sinyal positif ditawarkan untuk dapat mengusulkan hibah dari BAZNAS pusat guna membiayai untuk pembangunan klinik. “Pak bupati menyampaikan ikhtiar itu yang membuat ketua BAZNAS tertarik dan apresiasi luar biasa sampai terharu. Bisa kita klaim bahwa satu satunya di Indonesia” jelasnya.

6 Bulan lagi kata Sekda akan masuk tahun ajaran baru. Pihaknya masih mencarikan pola termasuk sumber sumber pembiayaan lanjutan selain dari Sodakah. “Nanti kita sampaikan ke pak Bupati untuk meminta petunjuk, beliau banyak ide cemerlang” ujarnya.

Baca Juga :  Sidang Gugatan Aktivis Fihiruddin vs DPRD NTB || Ahli Terangkan Boleh Ajukan Gugatan Jika ada Kerugian

Sekda menambahkan, untuk pembukaan beasiswa jalur tahfiz tahun 2024 masih belum dibahas sebab fokus kepada mahasiswa yang sudah masuk.”Kita akan perkuat dahulu yang sudah ada dan persiapan pembangunan klinik, makanya kita belum buka pendaftaran, tetapi ini sifatnya pleksibel, jika nanti ada dana kita akan buka lagi” ujarnya

Pendanaan untuk beasiswa ini tidak hanya dari sadokah saja tetapi juga dari zakat yang dikumpulkan melalui BAZNAS.

Bendahara Yayasan Yatim Tersenyum L. Martawijaya membeberkan pemanfaatan dana yang bersumber dari Sadokah mengatakan masalah anak yatim piatu tidak bisa hanya diselesaikan dengan anggaran saja tetapi harus juga dengan hati ataupun qolbu.
Dari awal sampai akhir kata Martawijaya, jumlah dana yang masuk 1,2 milyar lebih hingga bulan Nopember. Ini dia diluar dari BAZNAS. Pendaftaran di Unram 50O ribu. Uang pembangunan 800 juta lebih.dibayar. Awalnya Rp.350 juta sedangkan untuk di Unizar biaya pendaftaran Rp. 1 juta.

Baca Juga :  JDM Funday Mandalika Time Attack 2024 || Pembalap Siap Bertanding di Pertamina Mandalika International Circuit

Dia mengatakan untuk Unizar hanya 3 yang lolos. Awalnya 5 orang namun sangat ketat seleksi, “kalau gak masuk pushinggrade maka hanya 3 orang yang memenuhi syarat saat Seleksi” jelasnya.
Boarding school 1 tahun dilakukan di masing-masing Universitas dengan biaya Perbulan Rp. 3 juta perbulan.
Sedangkan untuk Tahun 2024 atau semester 2 telah di siapkan Rp.1,3 milyar.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan H.L. Idham Halid mengatakan, Tentang sadokah sudah mulai menurun karena fokus ke donasi Palestina beberapa waktu lalu.
Soal sadokah itu sifatnya keikhlasan, ada yang banyak ada juga yang sedikit baik pejabat atau tidak namun demikian dia yakin akan kembali bangkit untuk bersedakoh.
Idham mengajak guru untuk kembali berdonasi untuk yatim-piatu. Ada yatim-piatu juga disekolahkan di SMP 6 Jonggat juga banyak dari Donasi guru. Klinik yatim-piatu direncanakan di SMP tersebut. Ada Tahfiz dan bahasa Inggris adalah pelajaran rutin. “Kita berharap pak Sekda untuk mengajak kembali guru dan ASN untuk berdonasi kembali” ungkapnya.

POST TERKAIT

Masjid Nurul Bilad The Mandalika Diperkuat, ITDC & BSI Sinergi Dukung Kehidupan Spiritual Masyarakat
Kapolda NTB Turun Langsung Simulasikan Arus Penonton MotoGP Mandalika
Pemkab Lombok Tengah Perkuat Keamanan Siber, Sekda Ingatkan Ancaman Peretasan Data Pemerintah
Polresta Loteng Selidiki Kematian Perempuan Ditemukan Terbakar di Kebun Batukliang
Polresta Loteng Terbitkan DPO Pimpinan Ponpes Terkait Dugaan Persetubuhan Anak di Praya Timur
Jelang MotoGP Mandalika, Polisi Cek Arus Penumpang dan Logistik di Pelabuhan Lembar
Polda NTB Terjunkan Tim URC Jatanras Amankan Kawasan Mandalika Jelang MotoGP 2026
Bank NTB Syariah Dukung Optimalisasi Penerimaan Daerah dari Sektor Perikanan dan Kelautan
Berita ini 18 kali dibaca

POST TERKAIT

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:44 WITA

Masjid Nurul Bilad The Mandalika Diperkuat, ITDC & BSI Sinergi Dukung Kehidupan Spiritual Masyarakat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:50 WITA

Pemkab Lombok Tengah Perkuat Keamanan Siber, Sekda Ingatkan Ancaman Peretasan Data Pemerintah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:58 WITA

Polresta Loteng Selidiki Kematian Perempuan Ditemukan Terbakar di Kebun Batukliang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:55 WITA

Polresta Loteng Terbitkan DPO Pimpinan Ponpes Terkait Dugaan Persetubuhan Anak di Praya Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:25 WITA

Jelang MotoGP Mandalika, Polisi Cek Arus Penumpang dan Logistik di Pelabuhan Lembar

POST BARU