Anggota DPR RI Komisi VIII || Kemenag NTB Perkuat Moderasi Beragama.

Kamis, 5 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM- Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengadakan sosialisasi kegiatan Penguatan Kapasitas Aktor kerukunan umat beragama

 

Kegiatan ini merupakan inisiasi dari  anggota DPR RI komisi VIII dari fraksi Demokrat Dr. IR. H. NANANG SAMODRA, KA., M.Sc. sekaligus sebagai narasumber bersama widyaiswara ahli utama BPSDMD Provinsi NTB H.Choirul Mahsul

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Diikuti 50 orang peserta yang berasal dari unsur tokoh agama dan masyarakat lintas agama, tokoh pemuda dan relawan di Hotel Ilira Batujai, Lombok Tengah  (NTB ) 5/9/2024.

Baca Juga :  Komitmen Ciptakan Lingkungan Kerja Sehat, BIZAM Sabet Penghargaan dari Kementerian Ketenagakerjaan

 

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan komitmen para tokoh masyarakat  di lingkungan Kanwil Kemenag provinsi Nusa tenggara Barat dalam mewujudkan moderasi beragama. Hal ini menjadi langkah penting dalam menjaga harmoni dan toleransi di tengah masyarakat yang beragam.

 

Baca Juga :  BIZAM Tambah Rute Baru Wings Air dan Trans Nusa untuk Kuatkan Konektivitas Domestik

Dr. IR. H. NANANG SAMODRA, KA., M.Sc. menyampaikan Ada 3 yang harus kita resapi bersama bahwa negara kita ini adalah negara kesatuan oleh sebab itu kita harus memperhatikan  tradisi, anti kekerasan dan toleransi antar umat beragama.

 

hubungan antar umat beragama di NTB  menurutnya sudah bisa saling menerima dan saling menghormati antara keyakinan yang satu dengan keyakinan yang lain karena sejauh ini konflik antar agama di NTB sudah tidak ada lagi kita dengar

Baca Juga :  Polres Loteng Gelar Apel Pasukan Operasi Mantap Brata Rinjani 2023 - 2024.

 

hubungan antar umat beragama menurutnya Kita bisa saling menerima dan menghormati, “pada utamanya kita  mencari persamaan bukan perbedaan”

 

Ada tiga pran penting yang utama dalam hubungan antar agama yakni Internal  agama, antar agama dan antara masyarakat dan pemerintah.katanya

 

Nanang berharap kepada semua peserta bisa mewujudkan kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan toleran.

POST TERKAIT

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat
Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok
Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan
Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor
Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun
Panitia Pilkades Labulia Tetapkan 9.068 DPT Secara Terbuka
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Berita ini 117 kali dibaca

POST TERKAIT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:34 WITA

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:06 WITA

Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:47 WITA

Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:37 WITA

Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor

POST BARU