Sampaikan Pemandangan Umum, Fraksi Gerindra Minta Pemda Sikapi Kekeringan di Loteng

Kamis, 24 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – Musim kemarau berkepanjangan menimbulkan berbagai dampak serius terhadap ketersediaan air, sektor pertanian, ancaman kebakaran hutan dan kesehatan masyarakat serta ketersediaan air bersih.  Pemerintah harus melakukan langkah strategis seperti distribusi air bersih ke wilayah-wilayah terdampak kekeringan, menjaga dan mengawasi aktivitas pendakian gunung rinjani melalui jalur lombok tengah dan pembakaran lahan oleh masyarakat yang berpotensi terjadinya kebakaran hutan maupun lahan.

Hal itu diungkapkan TGH Mustamin juru bicara Fraksi Gerindra DPRD Lombok Tengah kemaron. Dia mengatakan ancaman kekeringan akibat musim kemarau ini sudah nyata di depan mata untuk otu pemerintah harus mengambil langkah kongkrit guna mengantisipasi hal itu.

Baca Juga :  Sederet Rekomendasi Komisi I DPRD Loteng Untuk Pemkab

Menanggapi hal itu, Bupati Lombok Tengah H.L.Patbul Bahri mengatalan. berkaitan dengan dampak musim kemarau berkepanjangan, pemerintah daerah melalui dinas pertanian berfokus pada langkah strategis di sektor pertanian dan peternakan guna menjaga kestabilan produksi dan ketahanan pangan daerah dengan upaya yang dilakukan meliputi: penerapan pola tanam adaptif dan optimalisasi alsintan dengan menghimbau petani menerapkan pola tanam hemat air, “kita minta masyarakat mulai berhemat air bersih mengingat kemarau ini masih panjang” ujar Bupati

Selain itu kata Bupati. memfasilitasi penggunaan pompa air (pompanisasi), serta mengoptimalkan pemanfaatan sumur dangkal/dalam yang ada di kawasan pertanian; serta upaya perlindungan usaha tani dan peternakan dengan mendampingi petani dalam mitigasi gagal panen (puso), pengawasan hama/penyakit dampak kekeringan, serta memastikan ketersediaan pakan dan pasokan air minum bagi ternak.

Bukan itu saja lanjutnya.  pemerintah daerah melalui dinas pupr berupaya terkait ketersediaan dan infrastruktur air melalui kewenangan pengelolaan sumber daya air serta berkoordinasi aktif terkait distribusi pasokan irigasi maupun air bersih khususnya yang berada di wilayah Balai Wilayah Sungai (BWS).

Baca Juga :  Sekjen GMPRI NTB Apresiasi Restorasi KPU Loteng Dalam Rekrutmen PPK PPS

dalam menyikapi dampak kekeringan dan mitigasi kebakaran hutan, pemerintah daerah juga telah menyiagakan bpbd dan pdam untuk aksi cepat tanggap dropping air bersih ke wilayah-wilayah yang terdampak, serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna meningkatkan pengawasan kawasan hutan.

 

POST TERKAIT

Pemandandangan Umum Fraksi Nasdem Soroti Progres Kerja SKPD Yang Dinilai Lamban
Dalam Pemandangan Umum-nya, Fraksi Golkar Loteng Pertanyakan Kekosongan Jabatan
Fraksi-Fraksi di DPRD Loteng, Sampaikan Pemandangan Umum Atas Ranperda Pelaksanaan APBD 2025
Sampaikan Hasil Pembahasan Bapemperda, DPRD Loteng Gelar Rapat Paripurna
Sekwan Loteng, Suhadi Kana S.Sos MH Bacakan SK Gubernur NTB PAW Muhammad Najib Daud Muhsin
DPRD Loteng Gelar Sidang Paripurna PAW Muhammad Najib Daud Muhsin
Nursalim : Pemotongan Pokir Mantan Dewan Disepakati Pimpinan DPRD NTB
Konsultan Management Ini Merasa Ditipu Mitra MBG dan Lapor Polisi
Berita ini 6 kali dibaca

POST TERKAIT

Kamis, 24 September 2026 - 04:50 WITA

Pemandandangan Umum Fraksi Nasdem Soroti Progres Kerja SKPD Yang Dinilai Lamban

Kamis, 24 September 2026 - 04:43 WITA

Dalam Pemandangan Umum-nya, Fraksi Golkar Loteng Pertanyakan Kekosongan Jabatan

Kamis, 24 September 2026 - 04:30 WITA

Sampaikan Pemandangan Umum, Fraksi Gerindra Minta Pemda Sikapi Kekeringan di Loteng

Senin, 15 Juni 2026 - 09:19 WITA

Fraksi-Fraksi di DPRD Loteng, Sampaikan Pemandangan Umum Atas Ranperda Pelaksanaan APBD 2025

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:08 WITA

Sampaikan Hasil Pembahasan Bapemperda, DPRD Loteng Gelar Rapat Paripurna

POST BARU