Inspeksi Sirkuit Mandalika Selesai, Kesiapan MotoGP 2026 Diuji Langsung Lintas Stakeholder

Jumat, 18 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – InJourney bersama ITDC, MGPA, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan stakeholder terkait meninjau langsung kesiapan Pertamina Mandalika International Circuit sebagai tuan rumah MotoGP 2026 yang akan berlangsung 9-11 Oktober 2026 mendatang.

Peninjauan lapangan (track inspection) pada (17/9/2026) ini menjadi puncak rangkaian persiapan menjelang gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

Sebelum inspeksi lintasan, InJourney bersama ITDC, MGPA, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan stakeholder terkait menggelar Forum Diskusi Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Forum ini difungsikan sebagai wadah penyelarasan progres lintas sektor, meliputi operasional balap, konektivitas transportasi, keamanan, fasilitas kesehatan, penyiapan akomodasi, hingga kelancaran penyelenggaraan event.

Langkah pemantauan langsung tersebut dilakukan untuk memastikan perbaikan sirkuit dan fasilitas pendukung selesai tepat waktu. Seluruh pekerjaan ditargetkan tuntas sebelum penentuan Homologasi FIM Grade A yang dijadwalkan pada 8 Oktober 2026.

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTB untuk bersama seluruh stakeholder memastikan kesiapan penyelenggaraan sekaligus memperluas manfaat Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 bagi masyarakat.

“Target kita bukan hanya memastikan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 berjalan aman dan lancar, tetapi bagaimana penyelenggaraan tahun ini bisa lebih baik dan memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat NTB. Karena itu, seluruh unsur harus bergerak bersama, mulai dari kesiapan infrastruktur, transportasi, keamanan dan pariwisata, hingga semakin besarnya keterlibatan masyarakat, volunteer lokal, UMKM dan talenta daerah,” ujar Iqbal.

Baca Juga :  BRI Peduli Bersama ITDC-MGPA Bekali Ribuan Volunteer MotoGP, Tanam Budaya Bersih Berkelanjutan

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menuturkan bahwa Pertamina Grand Prix of Indonesia bukan sekedar event olahraga internasional, tetapi merupakan katalis bagi pertumbuhan pariwisata Indonesia.

“Ketika kita kehilangan event berskala global, kita berisiko kehilangan momentum pertumbuhan pariwisata, peningkatan ekonomi daerah dan devisa, sekaligus nation branding Indonesia. Untuk itu, kami memastikan keberlanjutan dan kualitas penyelenggaraan event ini menjadi kepentingan bersama,” jelas Maya.

Dari total 27 kontainer sea freight, sebanyak 13 kontainer telah tiba, sementara lima air freight flight dijadwalkan tiba pada 5–6 Oktober 2026. Kru, Dorna, dan racers akan mulai berdatangan pada awal Oktober.

Di luar race operation, kesiapan penyelenggaraan turut mencakup mobilitas penonton, pengamanan, dan layanan kesehatan. Sebanyak 118 shuttle disiapkan untuk mobilitas di dalam kawasan pada 9–11 Oktober 2026, ditambah kebutuhan dukungan 35 shuttle Pemprov NTB untuk transportasi luar kawasan.

Dari sisi pengamanan, ITDC menyiapkan 170 personel security dan 550 personel crowd control yang akan bekerja secara terintegrasi bersama stakeholder terkait. Kesiapan medis race dan non-race mencakup personel dan pera latan medis, heli medis, layanan rujukan hingga kebutuhan Mini ICU VIP.

Baca Juga :  Pocari Sweat Run Lombok 2026: Okupansi Hotel Melonjak, Kesiapan Infrastruktur Diuji

Komitmen Menghadirkan Pengalaman Kelas Dunia Komitmen menghadirkan pengalaman wisata kelas dunia juga diperkuat melalui kolaborasi antara InJourney, Pemerintah Provinsi NTB, ITDC, serta pelaku industri pariwisata.

Kolaborasi ini menjadi penting untuk memastikan peningkatan kunjungan selama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dapat diimbangi dengan kesiapan ekosistem pariwisata, mulai dari akomodasi, konektivitas, layanan, hingga berbagai pengalaman wisata yang ditawarkan kepada pengunjung.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB, Ni Ketut Wolini, mengatakan tingkat okupansi akomodasi di NTB menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 telah mendekati 100 persen dan diperkirakan terus meningkat seiring semakin dekatnya pelaksanaan event.

“Tingkat okupansi menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 sudah nyaris mencapai 100 persen dan akan terus meningkat seiring semakin dekatnya pelaksanaan event. Ini menunjukkan tingginya antusiasme dan permintaan terhadap akomodasi di NTB selama periode penyelenggaraan,” ujar Ni Ketut Wolini.

Menurutnya, tingginya permintaan akomodasi tersebut menjadi momentum bagi pelaku pariwisata untuk memastikan kualitas layanan sekaligus memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan yang datang ke NTB.

Kolaborasi lintas stakeholder dan pelaku industri pariwisata tersebut diharapkan dapat memastikan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 tidak berhenti pada pengalaman di sirkuit, tetapi juga mendorong wisatawan untuk menikmati berbagai destinasi, produk ekonomi kreatif, kuliner, serta pengalaman budaya yang ditawarkan NTB.

Baca Juga :  9.200 Pelari Serbu Ajang Pocari Run 2026 di Mandalika

Keterlibatan Masyarakat dan Antusiasme Publik

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang akan berlangsung pada 9-11 Oktober terus memperluas keterlibatan masyarakat. Sebanyak kurang lebih 3.000 tenaga kerja lokal termasuk 2.200 volunteer akan dilibatkan dalam penyelenggaraan event.

Selain itu, sebanyak 213 UMKM tercatat akan terlibat, berasal dari binaan InJourney Group, Pertamina, Pemprov NTB, Pemkab Lombok Tengah hingga UMKM komersial.

Rangkaian event juga akan diperkuat dengan sejumlah side event, antara lain Watch Party pada 4 Oktober, Riders Parade di Mataram, serta Opening Ceremony pada 11 Oktober dengan keterlibatan budaya dan talenta lokal.

Antusiasme publik terus tumbuh dengan penjualan tiket yang telah mencapai 53% dari total tiket yang tersedia. Khusus kategori pemegang KTP NTB, 91% dari alokasi tahap pertama sebanyak 2.900 tiket telah terjual, sementara penjualan tiket KTP NTB tahap kedua akan segera dibuka.

Dengan waktu sekitar tiga minggu menuju race week, koordinasi lintas stakeholder dan pengecekan langsung kesiapan lapangan menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh kebutuhan dapat dituntaskan sesuai target.

Kesiapan dilakukan secara end-to-end untuk menghadirkan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang aman, lancar dan berkualitas, sekaligus memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung serta memperkuat The Mandalika sebagai destinasi pariwisata dan sport tourism Indonesia.

POST TERKAIT

Indonesian Heroes Mario Aji dan Veda Pratama: Perjuangan Panjang Menuju Panggung Dunia, Bertemu di Mandalika
Mandalika Jadi Living Destination, MSFF Vol.2 Hadir Berikan Dampak Ekonomi Nyata Bagi NTB
Tiket Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Resmi Sold Out di Hari Pertama, Tidak Ada Penambahan Kuota!
Dari Layanan hingga Lintasan, SDM Lokal Jadi Kekuatan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Lolos Inspeksi FIM, Sirkuit Mandalika Kantongi Homologasi Grade A untuk MotoGP 2026
Riders Go to School Menyapa SDN 2 Kuta Mandalika, Lima Pembalap Moto2™️ dan Moto3™️ Bawa Semangat #IndonesianHeroes
Ribuan Warga Mataram Sambut Riders Parade MotoGP 2026, Atmosfer Semakin Memanas!
Jelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Transportasi Laut Jadi Alternatif Akses Menuju Lombok
Berita ini 11 kali dibaca

POST TERKAIT

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:08 WITA

Indonesian Heroes Mario Aji dan Veda Pratama: Perjuangan Panjang Menuju Panggung Dunia, Bertemu di Mandalika

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:32 WITA

Mandalika Jadi Living Destination, MSFF Vol.2 Hadir Berikan Dampak Ekonomi Nyata Bagi NTB

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:44 WITA

Tiket Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Resmi Sold Out di Hari Pertama, Tidak Ada Penambahan Kuota!

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:31 WITA

Dari Layanan hingga Lintasan, SDM Lokal Jadi Kekuatan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 04:52 WITA

Lolos Inspeksi FIM, Sirkuit Mandalika Kantongi Homologasi Grade A untuk MotoGP 2026

POST BARU