Wamenpar Ni Luh Puspa Apresiasi Sade Social Space: Mandalika Tak Boleh Hanya Andalkan MotoGP

Minggu, 12 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – Kawasan The Mandalika kembali mendapat suntikan daya tarik wisata baru. Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Ni Luh Enik Ermawati, memberikan apresiasi terhadap kehadiran Sade Social Space yang dinilai mampu menjadi inovasi atraksi wisata sekaligus memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi unggulan berbasis sport tourism.

Apresiasi tersebut disampaikan Ni Luh Enik Ermawati atau yang akrab disapa Ni Luh Puspa saat meninjau bangunan unit percontohan akomodasi di Sade Social Space, kawasan Kuta, Mandalika, Minggu, 12/7/26.

Menurut Ni Luh, salah satu tantangan utama pariwisata NTB saat ini adalah belum meratanya distribusi wisatawan. Selama ini, kunjungan wisata masih terpusat di sejumlah destinasi unggulan, sementara wilayah lain seperti Pulau Sumbawa memiliki potensi besar yang belum tergarap secara maksimal.

“Perlu menghadirkan daya tarik baru di destinasi-destinasi yang besar dan luas sehingga wisatawan bisa menyebar dan menikmati atraksi yang berbeda-beda,” kata Ni Luh.

Ia menilai, dari sisi infrastruktur, The Mandalika telah memiliki modal yang kuat. Akses menuju kawasan tersebut dinilai semakin mudah karena hanya berjarak sekitar 30 menit dari Bandara Internasional Lombok melalui jalan bypass.

Namun demikian, menurutnya, keunggulan infrastruktur harus diimbangi dengan inovasi atraksi agar Mandalika tidak hanya dikenal sebagai lokasi penyelenggaraan MotoGP.

“Tugas sekarang adalah bagaimana The Mandalika tidak hanya mengandalkan MotoGP, tetapi juga menghadirkan inovasi-inovasi atraksi baru. Salah satunya yang sekarang sudah dilakukan adalah menghadirkan Sade Social Space untuk sport tourism,” ujarnya.

Ni Luh mengatakan, kehadiran Sade Social Space membuka peluang pasar wisata yang lebih luas. Wisatawan tidak hanya datang untuk menyaksikan balap motor internasional, tetapi juga dapat menikmati berbagai aktivitas olahraga, salah satunya padel, dengan suasana khas kawasan Mandalika.

Baca Juga :  Deretan Highlight Event Februari 2025 di Pertamina Mandalika International Circuit

“Jadi, tidak hanya orang datang untuk menonton MotoGP, tetapi juga komunitas atau grup yang gemar bermain padel bisa datang ke Sade Social Space ini,” ungkapnya.

Ia berharap konsep serupa dapat dikembangkan di berbagai daerah di NTB dengan mengangkat keunggulan masing-masing destinasi. Menurutnya, Pulau Sumbawa misalnya memiliki potensi besar pada sektor budaya yang dapat menjadi daya tarik wisata jika didukung infrastruktur dan pengemasan destinasi yang baik.

“Pemerataan kunjungan wisata hanya bisa terwujud melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku industri, dan asosiasi pariwisata,” katanya.

Baca Juga :  Fokus Pembinaan Generasi Muda, Bupati Lombok Tengah Resmi Buka PORKAB POR Usia Dini 2025

Lebih lanjut, Ni Luh menegaskan arah pembangunan pariwisata Indonesia kini mengedepankan konsep quality over quantity. Fokusnya bukan sekadar meningkatkan jumlah wisatawan, tetapi menciptakan pengalaman wisata yang lebih berkualitas sehingga wisatawan terdorong membelanjakan lebih banyak selama berada di destinasi.

“Kualitas bukan sekadar mendatangkan wisatawan yang sudah memiliki spending tinggi, tetapi bagaimana kita membuat wisatawan yang datang menjadi membelanjakan lebih banyak karena produk dan atraksi yang kita tawarkan berkualitas,” jelasnya.

Menurutnya, semakin beragam atraksi yang tersedia, semakin besar peluang wisatawan untuk memperpanjang masa tinggal dan meningkatkan pengeluaran selama berlibur.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa pengembangan destinasi juga harus dibarengi dengan penyelesaian persoalan mendasar, seperti pengelolaan sampah, ketersediaan air bersih, serta infrastruktur pendukung lainnya agar kualitas destinasi tetap terjaga.

POST TERKAIT

Bukan Sekadar Balapan, Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Buka Ruang bagi Ekonomi Kreatif NTB
ITDC Perkuat Identitas The Mandalika melalui Mandalika Art & Culture Performance
The Dudas-1 Kagumi Kemajuan Mandalika, Kini Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara
Mandalika Festival of Speed Putaran Ketiga Berakhir, Sirkuit Mandalika Semakin Kokoh Jadi Pusat Motorsport Nasional
MFoS Putaran Ketiga Panaskan Persaingan Balap Roda Empat Nasional di Mandalika
Dua Bulan Jelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, ITDC dan Pemprov NTB Matangkan Persiapan Lintas Sektor
Pembalap Indonesia Gemilang di ARRC, Kibarkan Merah Putih dan Kumandangkan Indonesia Raya di Puncak Podium
Dukung Porprov NTB 2026, ITDC Perkuat Peran The Mandalika sebagai Kawasan Sport Tourism
Berita ini 63 kali dibaca
Tag :

POST TERKAIT

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:57 WITA

Bukan Sekadar Balapan, Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Buka Ruang bagi Ekonomi Kreatif NTB

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:52 WITA

ITDC Perkuat Identitas The Mandalika melalui Mandalika Art & Culture Performance

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:17 WITA

Mandalika Festival of Speed Putaran Ketiga Berakhir, Sirkuit Mandalika Semakin Kokoh Jadi Pusat Motorsport Nasional

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:02 WITA

MFoS Putaran Ketiga Panaskan Persaingan Balap Roda Empat Nasional di Mandalika

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:57 WITA

Dua Bulan Jelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, ITDC dan Pemprov NTB Matangkan Persiapan Lintas Sektor

POST BARU