Datangkan 1 Ton Cabai dari Enrekang, Pemkab Lombok Tengah Tekan Harga di Bulan Ramadan

Minggu, 1 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mendatangkan satu ton cabai rawit merah dari Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, sebagai langkah strategis menekan lonjakan harga menjelang dan selama bulan suci Ramadan.

Pasokan cabai tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. H.M. Nursiah, S.Sos., M.Si., di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Minggu (1/3/2026).

Wakil Bupati menjelaskan, dalam beberapa pekan terakhir harga cabai rawit merah di pasaran sempat menembus Rp200.000 per kilogram. Kenaikan tersebut dipicu keterbatasan pasokan akibat faktor cuaca dan kendala distribusi.

“Alhamdulillah, hari ini kita menerima pasokan cabai dari Enrekang sebanyak satu ton. Ini merupakan salah satu upaya konkret pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat selama Ramadan,” ujar Nursiah.

Ia menambahkan, tambahan stok tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan cabai di pasar tradisional maupun di tingkat distributor di Lombok Tengah, sehingga harga kembali stabil dan lebih terjangkau.

Baca Juga :  Poltekpar Lombok Cari Talenta Muda Pariwisata, Pendaftaran SMM PPL 2026 Jalur Umum Resmi Dibuka

Sementara itu, Direktur Penganekaragaman Konsumsi Pangan Bappenas Nusa Tenggara Barat, Rinna Syawal, SP., MP., menyampaikan bahwa pihaknya memfasilitasi distribusi pangan dengan mendatangkan cabai rawit merah dari Enrekang guna membantu menstabilkan harga di pasaran, khususnya di Kabupaten Lombok Tengah.

Menurutnya, cabai yang didatangkan dijual dengan harga berkisar antara Rp68.000 hingga Rp73.000 per kilogram, sehingga diharapkan mampu menjadi penyeimbang harga di tingkat konsumen.

Baca Juga :  Pemerintahan Zul-Rohmi Mirip Kisah Pari Kesit Gumeneng Noto

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah juga akan terus memantau perkembangan harga bahan pokok di pasaran serta berkoordinasi dengan distributor dan pelaku usaha guna mengantisipasi potensi lonjakan harga lainnya selama Ramadan.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat serta memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga yang wajar di tengah meningkatnya permintaan selama bulan suci.

POST TERKAIT

Rahman Rahim Day Sasar 4000 lebih Anak Yatim di Lombok Tengah
Fraksi-Fraksi di DPRD Loteng, Sampaikan Pemandangan Umum Atas Ranperda Pelaksanaan APBD 2025
Sampaikan Hasil Pembahasan Bapemperda, DPRD Loteng Gelar Rapat Paripurna
Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut
Sekwan Loteng, Suhadi Kana S.Sos MH Bacakan SK Gubernur NTB PAW Muhammad Najib Daud Muhsin
DPRD Loteng Gelar Sidang Paripurna PAW Muhammad Najib Daud Muhsin
Manfaatkan Lahan Kering, Panen Raya 300 Pohon Kopi di Segala Anyar
Tersebar di 8 Kecamatan, Ini Daftar 17 Desa Prioritas di Loteng
Berita ini 18 kali dibaca
Tag :

POST TERKAIT

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:19 WITA

Rahman Rahim Day Sasar 4000 lebih Anak Yatim di Lombok Tengah

Senin, 15 Juni 2026 - 09:19 WITA

Fraksi-Fraksi di DPRD Loteng, Sampaikan Pemandangan Umum Atas Ranperda Pelaksanaan APBD 2025

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:08 WITA

Sampaikan Hasil Pembahasan Bapemperda, DPRD Loteng Gelar Rapat Paripurna

Senin, 25 Mei 2026 - 17:58 WITA

Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut

Senin, 18 Mei 2026 - 09:24 WITA

Sekwan Loteng, Suhadi Kana S.Sos MH Bacakan SK Gubernur NTB PAW Muhammad Najib Daud Muhsin

POST BARU