EW LMND NTB Tolak Musda KNPI Versi Raja Hotel, Gugat DPP Atas Keabsahan Daud Azhari sebagai Ketua

Sabtu, 20 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM  – Gejolak di tubuh organisasi kepemudaan Nusa Tenggara Barat kembali memanas. Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EW LMND) NTB secara resmi menyatakan penolakan tegas terhadap hasil Musyawarah Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (Musda KNPI) NTB yang menetapkan Daud Azhari Gerung sebagai ketua terpilih.

 

Ketua EW LMND NTB, Arif Haryadi, menilai pelaksanaan Musda yang berlangsung pada Sabtu, 13 Desember 2025, di Raja Hotel Mandalika, Lombok Tengah tersebut cacat secara prosedural. Menurutnya, pertemuan tersebut tidak memenuhi ketentuan kuorum dan jauh dari prinsip-prinsip organisasi yang sehat.

 

“Musda itu tidak memenuhi kuorum. Selain itu, LMND sebagai salah satu organisasi anggota KNPI tidak diundang secara resmi. Dengan demikian, kami menilai musda tersebut tidak sah dan tidak memiliki legitimasi,” tegas Arif Haryadi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (14/12/2025).

 

Gugat Keputusan DPP KNPI

Tidak hanya menolak hasil di tingkat daerah, EW LMND NTB juga melayangkan gugatan keras terhadap DPP KNPI versi Ali Hanafiah. Arif Haryadi menyayangkan sikap pusat yang berani menetapkan Daud Azhari Gerung sebagai Ketua KNPI NTB periode 2025, padahal proses pemilihannya dianggap menabrak aturan organisasi.

Baca Juga :  Pemkab Lombok Tengah Luncurkan BESTI, Gerakan Tanam Cabai Bersama Siswa untuk Kendalikan Inflasi

 

“Kami menggugat DPP KNPI versi Ali Hanafiah karena berani menetapkan saudara Daud Azhari Gerung sebagai ketua, sementara yang bersangkutan tidak memenuhi syarat aturan yang berlaku. Ini adalah preseden buruk bagi demokrasi pemuda,” lanjutnya.

 

Desak Pembekuan dan Peninjauan Ulang

LMND menegaskan bahwa ketidakhadiran sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) besar menunjukkan adanya masalah serius dalam proses konsolidasi dan verifikasi peserta. Proses tersebut dinilai tidak transparan dan cenderung dipaksakan demi kepentingan kelompok tertentu.

 

Atas dasar rentetan kejanggalan tersebut, EW LMND NTB mendesak agar KNPI NTB versi Taufik Hidayat segera dibekukan. Mereka juga meminta pihak terkait untuk tidak mengakui hasil Musda tersebut sebelum dilakukan klarifikasi dan peninjauan ulang secara menyeluruh.

Baca Juga :  Puad-Oke Berpotensi Jadi Penantang Petahana || Abah Uhel Siap Menangkan

 

“KNPI seharusnya menjadi rumah besar pemuda yang menjunjung tinggi demokrasi dan musyawarah. Jika proses dasarnya sudah bermasalah, maka hasilnya juga tidak bisa diterima,” ujar Arif menutup pernyataannya.

 

LMND NTB menyatakan siap mengawal persoalan ini hingga tuntas dan akan menyampaikan sikap resmi kepada pihak-pihak berwenang guna memastikan marwah organisasi KNPI tetap terjaga sesuai konstitusi organisasi.

POST TERKAIT

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat
Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok
Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan
Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor
Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun
Panitia Pilkades Labulia Tetapkan 9.068 DPT Secara Terbuka
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Berita ini 28 kali dibaca

POST TERKAIT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:34 WITA

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:06 WITA

Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:47 WITA

Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:37 WITA

Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor

POST BARU