Mahasiswa KKN UNIQHBA Bentuk Kelompok Wanita Tani di Desa Selebung || Dorong Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Perempuan

Sabtu, 20 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Qamarul Huda Badaruddin (UNIQHBA) Kelompok 28–29 Selebung 1 dan Selebung 2 menginisiasi pembentukan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Selebung, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (19/12/2025).

 

Program pembentukan Kelompok Wanita Tani ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, yang difokuskan pada pemberdayaan perempuan desa dan penguatan ketahanan pangan keluarga berbasis potensi lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pembentukan KWT bertujuan meningkatkan partisipasi perempuan dalam mengelola pertanian pekarangan, mendorong kemandirian ekonomi keluarga, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat perempuan Desa Selebung serta dukungan penuh dari Pemerintah Desa Selebung.

Baca Juga :  Sambut Nusa Dua Festival 2025 || ITDC Gelar Pelepasan Tukik Bersama Wisatawan

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan materi oleh mahasiswa KKN UNIQHBA terkait pentingnya Kelompok Wanita Tani sebagai wadah pemberdayaan perempuan. Materi meliputi tujuan pembentukan KWT, struktur organisasi, peran dan fungsi anggota, serta kontribusi KWT dalam mendukung pembangunan desa dan ketahanan pangan rumah tangga.

 

Sebagai tindak lanjut, mahasiswa KKN UNIQHBA menginisiasi pembuatan lahan percontohan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di lingkungan desa. Lahan tersebut dimanfaatkan sebagai media edukasi bagi anggota KWT dalam mempraktikkan pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya tanaman obat yang memiliki manfaat kesehatan sekaligus nilai ekonomis.

Selain itu, mahasiswa KKN UNIQHBA juga membagikan bibit tanaman TOGA kepada anggota Kelompok Wanita Tani untuk ditanam dan dikembangkan secara mandiri di pekarangan masing-masing. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong penerapan pengetahuan secara langsung serta memperluas pemanfaatan tanaman obat di tingkat rumah tangga.

Baca Juga :  Sidang Perdana Gugatan 105 Miliar Ditunda || Pimpinan DPRD NTB Tidak Hadir

Dalam musyawarah pembentukan kelompok, Arini Susanti, S.Pd. ditetapkan sebagai Ketua Kelompok Wanita Tani Desa Selebung. Ia mengapresiasi peran mahasiswa KKN UNIQHBA dalam mendampingi proses pembentukan kelompok.

“Keberadaan Kelompok Wanita Tani dan lahan percontohan TOGA ini sangat membantu meningkatkan pengetahuan serta keterampilan perempuan desa dalam mengelola pekarangan secara produktif,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Selebung, Agus Kusuma Hadi, S.H., menyatakan dukungan penuh terhadap program KKN UNIQHBA tersebut. Menurutnya, pembentukan KWT merupakan langkah strategis dalam memperkuat peran perempuan dalam pembangunan desa.

Baca Juga :  Kapolres Bima Kota Pimpin Apel Gelar Kelengkapan Kendaraan Dinas dan Almatsus dalam Rangka Kesipan Pengamanan Pemilu 2024

“Program Kelompok Wanita Tani ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Desa Selebung dalam meningkatkan ketahanan pangan, kesehatan keluarga, dan pemberdayaan perempuan. Kami berharap KWT ini dapat terus berjalan meskipun kegiatan KKN telah berakhir,” kata Agus.

Pemerintah Desa Selebung menilai pengembangan Kelompok Wanita Tani dan pertanian pekarangan berbasis TOGA sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta pengelolaan potensi lokal secara berkelanjutan.

Melalui program ini, mahasiswa KKN UNIQHBA berharap Kelompok Wanita Tani Desa Selebung mampu berkembang secara mandiri dan menjadi model pemberdayaan perempuan desa yang berkelanjutan dengan dampak jangka panjang bagi pembangunan desa.

POST TERKAIT

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat
Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok
Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan
Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor
Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun
Panitia Pilkades Labulia Tetapkan 9.068 DPT Secara Terbuka
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Berita ini 71 kali dibaca

POST TERKAIT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:34 WITA

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:06 WITA

Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:47 WITA

Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:37 WITA

Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor

POST BARU