PRAYAPOST.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Qamarul Huda Badaruddin (UNIQHBA) Kelompok 28–29 Selebung 1 dan Selebung 2 menginisiasi pembentukan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Selebung, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (19/12/2025).
Program pembentukan Kelompok Wanita Tani ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, yang difokuskan pada pemberdayaan perempuan desa dan penguatan ketahanan pangan keluarga berbasis potensi lokal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pembentukan KWT bertujuan meningkatkan partisipasi perempuan dalam mengelola pertanian pekarangan, mendorong kemandirian ekonomi keluarga, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat perempuan Desa Selebung serta dukungan penuh dari Pemerintah Desa Selebung.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan materi oleh mahasiswa KKN UNIQHBA terkait pentingnya Kelompok Wanita Tani sebagai wadah pemberdayaan perempuan. Materi meliputi tujuan pembentukan KWT, struktur organisasi, peran dan fungsi anggota, serta kontribusi KWT dalam mendukung pembangunan desa dan ketahanan pangan rumah tangga.
Sebagai tindak lanjut, mahasiswa KKN UNIQHBA menginisiasi pembuatan lahan percontohan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di lingkungan desa. Lahan tersebut dimanfaatkan sebagai media edukasi bagi anggota KWT dalam mempraktikkan pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya tanaman obat yang memiliki manfaat kesehatan sekaligus nilai ekonomis.
Selain itu, mahasiswa KKN UNIQHBA juga membagikan bibit tanaman TOGA kepada anggota Kelompok Wanita Tani untuk ditanam dan dikembangkan secara mandiri di pekarangan masing-masing. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong penerapan pengetahuan secara langsung serta memperluas pemanfaatan tanaman obat di tingkat rumah tangga.
Dalam musyawarah pembentukan kelompok, Arini Susanti, S.Pd. ditetapkan sebagai Ketua Kelompok Wanita Tani Desa Selebung. Ia mengapresiasi peran mahasiswa KKN UNIQHBA dalam mendampingi proses pembentukan kelompok.
“Keberadaan Kelompok Wanita Tani dan lahan percontohan TOGA ini sangat membantu meningkatkan pengetahuan serta keterampilan perempuan desa dalam mengelola pekarangan secara produktif,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Selebung, Agus Kusuma Hadi, S.H., menyatakan dukungan penuh terhadap program KKN UNIQHBA tersebut. Menurutnya, pembentukan KWT merupakan langkah strategis dalam memperkuat peran perempuan dalam pembangunan desa.
“Program Kelompok Wanita Tani ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Desa Selebung dalam meningkatkan ketahanan pangan, kesehatan keluarga, dan pemberdayaan perempuan. Kami berharap KWT ini dapat terus berjalan meskipun kegiatan KKN telah berakhir,” kata Agus.
Pemerintah Desa Selebung menilai pengembangan Kelompok Wanita Tani dan pertanian pekarangan berbasis TOGA sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta pengelolaan potensi lokal secara berkelanjutan.
Melalui program ini, mahasiswa KKN UNIQHBA berharap Kelompok Wanita Tani Desa Selebung mampu berkembang secara mandiri dan menjadi model pemberdayaan perempuan desa yang berkelanjutan dengan dampak jangka panjang bagi pembangunan desa.






















