Jelang GT World Challenge Asia 2025 || MGPA Tingkatkan Kesiapan dengan Pelatihan Keselamatan

Minggu, 9 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM  – Mandalika Grand Prix Association (MGPA) terus mempersiapkan Pertamina Mandalika International Circuit, kawasan The Mandalika, Lombok Tengah, NTB  sebagai tuan rumah GT World Challenge Asia 2025 yang akan berlangsung pada 9-11 Mei 2025. Sebagai bagian dari upaya meningkatkan standar keselamatan balap, MGPA menyelenggarakan pelatihan intensif bagi para marshal dan racing committee guna memastikan kesiapan mereka dalam menangani berbagai skenario di lintasan.

 

Pelatihan melibatkan 5 Chief Rescue & Recovery Marshal, 6 Chief Track Maintenance, 7 Racing Committee, serta 20 Chief Sector Marshal. Mereka mendapatkan bimbingan langsung dari Taqwa Suryo Swasono, pemilik Bengkel Spesialis Performa Garden Speed serta pengurus IMI Pusat selama dua periode (10 tahun) sebagai Direktur Teknik Olahraga Mobil, yang berbagi wawasan tentang aspek keselamatan dan teknis. Selain itu, sesi pelatihan juga dipandu oleh Michael A. Andries, penggagas Bengkel Spesialis Mesin Balap M Tuning, yang memberikan materi seputar teknis otomotif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Direktur Utama MGPA Priandhi Satria, menegaskan pentingnya pelatihan ini dalam memastikan kelancaran GT World Challenge Asia 2025. “Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan seluruh tim yang bertugas di Pertamina Mandalika International Circuit memiliki pemahaman yang mendalam tentang keselamatan dan regulasi balap mobil. Dengan standar yang tinggi dalam persiapan ini, kami optimis dapat menyelenggarakan GT World Challenge Asia 2025 dengan sukses dan memberikan pengalaman terbaik bagi pembalap serta seluruh pihak yang terlibat.”

Baca Juga :  Lalu Mohamad Faozal || Kami Optimis Triwulan Ketiga Ekonomi NTB Kian Baik

 

Program pelatihan terdiri dari dua sesi utama yaitu In-Class Training dan Field Training. In-Class Training mencakup regulasi balap mobil nasional, prosedur evakuasi kendaraan yang aman, penggunaan alat komunikasi dalam balapan, arti bendera balap, serta teknik pemadaman api pada mobil yang terbakar. Sementara itu, Field Training difokuskan pada praktik langsung evakuasi pembalap saat terjadi insiden di lintasan.

 

Sebagai bagian dari komitmen terhadap pemberdayaan masyarakat sekitar, seluruh marshal yang bertugas berasal dari tenaga kerja lokal. Selain itu, MGPA juga memperluas cakupan pelatihan dengan menggandeng Tim Medis RSUD Provinsi NTB serta Tim Ekstrikasi Basarnas Mataram untuk mendukung persiapan Rescue & Recovery selama perlombaan berlangsung.

 

Dengan adanya pelatihan ini, MGPA berharap seluruh peserta dapat meningkatkan keterampilan serta kesiapan dalam menangani berbagai situasi di lintasan. “Langkah ini menjadi bagian dari upaya MGPA dalam memastikan GT World Challenge Asia 2025 dan berbagai event internasional lainnya dengan standar keselamatan tertinggi, sejalan dengan regulasi balap internasional,” tutup Andhi.

Baca Juga :  The Mandalika Siapkan Pengamanan, Event, dan Hiburan Spesial untuk Menyambut Libur Natal dan Tahun Baru

Jelang GT World Challenge Asia 2025 || MGPA Tingkatkan Kesiapan dengan Pelatihan Keselamatan

PRAYAPOST.COM – Mandalika Grand Prix Association (MGPA) terus mempersiapkan Pertamina Mandalika International Circuit, kawasan The Mandalika, Lombok Tengah, NTB sebagai tuan rumah GT World Challenge Asia 2025 yang akan berlangsung pada 9-11 Mei 2025. Sebagai bagian dari upaya meningkatkan standar keselamatan balap, MGPA menyelenggarakan pelatihan intensif bagi para marshal dan racing committee guna memastikan kesiapan mereka dalam menangani berbagai skenario di lintasan.

Pelatihan melibatkan 5 Chief Rescue & Recovery Marshal, 6 Chief Track Maintenance, 7 Racing Committee, serta 20 Chief Sector Marshal. Mereka mendapatkan bimbingan langsung dari Taqwa Suryo Swasono, pemilik Bengkel Spesialis Performa Garden Speed serta pengurus IMI Pusat selama dua periode (10 tahun) sebagai Direktur Teknik Olahraga Mobil, yang berbagi wawasan tentang aspek keselamatan dan teknis. Selain itu, sesi pelatihan juga dipandu oleh Michael A. Andries, penggagas Bengkel Spesialis Mesin Balap M Tuning, yang memberikan materi seputar teknis otomotif.

Direktur Utama MGPA Priandhi Satria, menegaskan pentingnya pelatihan ini dalam memastikan kelancaran GT World Challenge Asia 2025. “Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan seluruh tim yang bertugas di Pertamina Mandalika International Circuit memiliki pemahaman yang mendalam tentang keselamatan dan regulasi balap mobil. Dengan standar yang tinggi dalam persiapan ini, kami optimis dapat menyelenggarakan GT World Challenge Asia 2025 dengan sukses dan memberikan pengalaman terbaik bagi pembalap serta seluruh pihak yang terlibat.”

Baca Juga :  PKM Pringgarata Diduga Diserah Terimakan Sebelum Landscape Dibangun

Program pelatihan terdiri dari dua sesi utama yaitu In-Class Training dan Field Training. In-Class Training mencakup regulasi balap mobil nasional, prosedur evakuasi kendaraan yang aman, penggunaan alat komunikasi dalam balapan, arti bendera balap, serta teknik pemadaman api pada mobil yang terbakar. Sementara itu, Field Training difokuskan pada praktik langsung evakuasi pembalap saat terjadi insiden di lintasan.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap pemberdayaan masyarakat sekitar, seluruh marshal yang bertugas berasal dari tenaga kerja lokal. Selain itu, MGPA juga memperluas cakupan pelatihan dengan menggandeng Tim Medis RSUD Provinsi NTB serta Tim Ekstrikasi Basarnas Mataram untuk mendukung persiapan Rescue & Recovery selama perlombaan berlangsung.

Dengan adanya pelatihan ini, MGPA berharap seluruh peserta dapat meningkatkan keterampilan serta kesiapan dalam menangani berbagai situasi di lintasan. “Langkah ini menjadi bagian dari upaya MGPA dalam memastikan GT World Challenge Asia 2025 dan berbagai event internasional lainnya dengan standar keselamatan tertinggi, sejalan dengan regulasi balap internasional,” tutup Andhi.

POST TERKAIT

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat
Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok
Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan
Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor
Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun
Panitia Pilkades Labulia Tetapkan 9.068 DPT Secara Terbuka
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Berita ini 14 kali dibaca

POST TERKAIT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:34 WITA

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:06 WITA

Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:47 WITA

Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:37 WITA

Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor

POST BARU