Dikes Laksanakan Intervensi Serentak Cegah Stunting

Rabu, 3 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – Menindaklanjuti surat edaran dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia nomor: Hk.02.02/B/716/2024 Tentang Pelaksanaan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting, Dinas Kesehatan (Dikes) Loteng tekankan Puskesmas lakukan sejumlah hal.

Setiap puskesmas menginput data ketersediaan alat antropometri sesuai standar dan hasil kalibrasi alat antropometri di posyandu ke dalam Sigizi Terpadu pada modul Laporan Rutin (Kelengkapan PKM) paling lambat tanggal 31 Mei 2024.

Antara lain, setiap dinas kesehatan kabupaten/kota dan puskesmas melakukan kompilasi jadwal hari buka posyandu. Selain itu melakukan penilaian tingkat keterampilan kader dalam pengukuran antropometri dan pemberian edukasi terkait pencegahan stunting dengan dukungan pemerintah desa/kelurahan.

“Selain itu, puskesmas juga harus menginput hasil penilaian ke dalam Microsite Promkes sebelum dilakukan penimbangan dan pengukuran di posyandu,” ungkap Kadikes Lombok Tengah (Loteng) dr. HL. Suardi baru-baru ini kepada prayapost com.

Setiap puskesmas dan posyandu dengan dukungan pemerintah desa/kelurahan melakukan pemutakhiran sasaran ibu hamil dan balita pada ePPGBM paling lambat tanggal 31 Mei 2024.

Pemerintah desa/kelurahan melakukan penggerakan kepada seluruh sasaran ibu hamil, balita dan calon pengantin (catin) di wilayahnya untuk datang ke posyandu. Setiap posyandu melakukan penimbangan dan pengukuran menggunakan alat antropometri yang terstandar dan telah dikalibrasi dengan dukungan dari Puskesmas.

Baca Juga :  Pelanggan meningkat 36% YoY menjadi total 79,6 juta

Setiap posyandu bersama dengan Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan/atau Kader Pembangunan Manusia (KPM) melakukan kunjungan rumah ibu hamil dan balita yang tidak datang ke Posyandu.

” Setiap puskesmas dan posyandu juga harus memberikan edukasi pencegahan stunting kepada seluruh sasaran ibu hamil, balita dan calon pengantin atau catin,” imbuh Ksdikes.

Setiap posyandu merujuk ibu hamil, balita, dan calon pengantin (catin) bermasalah gizi ke puskesmas. Setiap puskesmas melakukan verifikasi hasil penimbangan dan pengukuran ibu hamil, balita dan calon pengantin (catin) bermasalah gizi dan melakukan intervensi sesuai masalah gizinya.

Baca Juga :  Ratusan Peserta Seminar Sehari Izaura Dengan Membedah Trik Sehat

Setiap puskesmas dan posyandu melakukan pencatatan dan pelaporan hasil penimbangan dan pengukuran serta pelaksanaan intervensi ke dalam sistem informasi di hari yang sama.Setiap dinas kesehatan provinsi, dinas kesehatan kabupaten/kota bersama dengan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) mengkoordinasikan pelaksanaan intervensi masalah gizi dan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap seluruh proses pelaksanaan intervensi serentak.

“Setiap pemerintah daerah memastikan ketersediaan dan kesiapan anggaran atau pembiayaan pelaksanaan intervensi serentak termasuk rujukan kasus ke fasilitas layanan kesehatan dan tata laksana pada seluruh sasaran ibu hamil, balita dan calon pengantin (catin) bermasalah gizi,” pungkas Kadikes. (Bq Lilyana)

POST TERKAIT

Bupati Lombok Tengah Kunjungi Warga yang Menderita Kanker Kulit, Berikan Bantuan Pengobatan
Ginjal Bekerja 24 Jam Sehari Tanpa Henti: Sudahkah Menjaganya Sepenuh Hati?
Wakil Bupati Lombok Tengah Ajak Remaja Fokus Pada Pendidikan dan Jangan Nikah Dini
KLPI Lombok Tengah Siap Menjadi Jembatan bagi Pralansia dan Lansia untuk Hidup Sehat
Rayakan HUT ke-51, ITDC Gelar Donor Darah Serentak di The Nusa Dua dan The Mandalika
ITDC Tingkatkan Kesehatan, Pendidikan, dan Pemberdayaan Ekonomi Kawasan
4 Tahun Pathul-Nursiah, RSUD Praya Transformasi Jadi Tipe B, RS Pendidikan dan RS Diklat
Melahirkan di Polindes Dilarang! Sesuai Permenkes No 21 Tahun 2021
Berita ini 6 kali dibaca

POST TERKAIT

Sabtu, 22 November 2025 - 16:15 WITA

Bupati Lombok Tengah Kunjungi Warga yang Menderita Kanker Kulit, Berikan Bantuan Pengobatan

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 09:19 WITA

Ginjal Bekerja 24 Jam Sehari Tanpa Henti: Sudahkah Menjaganya Sepenuh Hati?

Senin, 4 Agustus 2025 - 09:14 WITA

Wakil Bupati Lombok Tengah Ajak Remaja Fokus Pada Pendidikan dan Jangan Nikah Dini

Rabu, 12 Februari 2025 - 10:31 WITA

KLPI Lombok Tengah Siap Menjadi Jembatan bagi Pralansia dan Lansia untuk Hidup Sehat

Rabu, 11 Desember 2024 - 06:30 WITA

Rayakan HUT ke-51, ITDC Gelar Donor Darah Serentak di The Nusa Dua dan The Mandalika

POST BARU