Terpilih Dan Menang || Oknum Caleg 2024  Diduga Pakai Ijazah Palsu

Kamis, 6 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAAPOST.COM -Ternyata seorang oknum Calon Legeslatif (Caleg) terpilih dari daerah pemilihan (dapil) Praya Barat – Praya Barat Daya Lombok Tengah (Loteng) , ada yang diduga menggunakan ijazah palsu.

Kasus dugaan ijazah palsu itu saat ini tengah diproses oleh pihak Mapolres Loteng setelah dilaporkan sekitar dua bulan lalu oleh Gerakan Sadar Demokrasi (GSD) NTB.

Pada Kamis 6 Mei 2024, sejumlah pengurus dan anggota GSD mendatangi Mapolres untuk mengikuti proses atas tindak lanjut kepolisian terhadap kasus tersebut.

Sejumlah pihak, baik dari dinas terkait dan orang-orang serta pejabat yang terkait atas kasus tersebut, telah diperilsa kepolisian sejak kasus tersebut dilaporkan.

“Kami selaku pelapor dan sejumlah saksi lainya yang terkait dengan dugaan ijah palsu itu sudah diperiksa semua, tinggal pemeriksaan final dari terduga pelaku,”ungkap Ketua GSD NTB, Santo alias Agonk di temui sejumlah wartawan di Mapolres Loteng.

Baca Juga :  Gubernur NTB Dr H Lalu Muhamad Iqbal didampingi istrinya Sinta Agathia Soedjoko saat pelantikan di Jakarta

Setelah pihak Mapolres mengambil keterangan terduga pelaku, barulah dialanjutkan dengan gelar perkara atas kasus tersebut.

Menambahkan apa yang disampaikan Agonk, Sekretaris GSD NTB, Lalu Jam mengatakan, pihaknya mengapresiasi atas atensi pihak Mapolres Loteng atas kasus tersebut.

Bila terbukti oknum caleg tersebut menggunakan dokumen palsu dalam mencalonkan dirinya sebagai anggota DPRD, maka hal itu jelas telah mencederai demokrasi di Loteng.

“Kami dan pihak kepolisian dan seluruh masyarakat tentu inginkan proses demokrasi di Bumi Tatas Tuhu Trasna ini berjalan dengan jujur dan adil sesuai yang dinginkan bersama,” kata Lalu Jam.

Baca Juga :  Peminat Membludak, Poltekpar Lombok Terima 560 Mahasiswa Baru, Kuota Naik Signifikan

GSD NTB tandas Lalu Jam, tidak ingin demokrasi di Loteng ini akan dicederai oleh oknum-oknum caleg yang tidak bertanggungjawab.

Saat ditanya siapa nama oknum caleg dan dari partai mana oknum caleg yang dilaporkan atas dugaan ijazah palsu tersebut, GSD NTB tampaknya belum mau mengungkapkanya kepada publik.

POST TERKAIT

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat
Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok
Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan
Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor
Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun
Panitia Pilkades Labulia Tetapkan 9.068 DPT Secara Terbuka
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Berita ini 74 kali dibaca

POST TERKAIT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:34 WITA

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:06 WITA

Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:47 WITA

Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:37 WITA

Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor

POST BARU