PRAYAPOST.COM – InJourney Airports melalui Bandara Internasional Lombok (BIZAM) memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan pesisir sekaligus pemberdayaan masyarakat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di Pantai Nipah, Desa Malaka, Kabupaten Lombok Utara.
Program tersebut mencakup transplantasi terumbu karang, konservasi penyu, pelepasliaran ratusan tukik, serta pemberian bantuan sarana pendukung kepada kelompok konservasi dan masyarakat setempat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pelestarian ekosistem laut.
Dalam pelaksanaannya, InJourney Airports memfokuskan dua program utama, yakni transplantasi terumbu karang untuk menjaga kelestarian ekosistem bawah laut dan penguatan penangkaran penyu sebagai upaya meningkatkan populasi satwa yang dilindungi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain aspek konservasi, perusahaan juga menyalurkan bantuan berupa perahu motor, kapal patroli, serta sarana dan prasarana pendukung bagi komunitas konservasi penyu. Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan kawasan konservasi sekaligus mendukung aktivitas masyarakat yang bergantung pada sektor kelautan.
Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, sebanyak 150 ekor tukik hasil penangkaran Turtle Conservation Community dilepasliarkan ke perairan Pantai Nipah. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kelestarian populasi penyu sekaligus menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem laut.
General Manager Bandara internasional ZAM Lombok Aidhil Philip Julian menyampaikan, progam ini dirancang sebagai langkah berkelanjutan dalam pembangunan sektor kelautan.
Sementara itu, Ketua Turtle Conservation Community Pantai Nipah menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan InJourney Airports. Menurutnya, bantuan sarana dan prasarana tersebut akan sangat membantu upaya konservasi penyu sekaligus meningkatkan pengawasan kawasan pesisir.
InJourney Airports menilai keberhasilan program konservasi tidak hanya diukur dari aspek lingkungan, tetapi juga dari manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat. Dengan terjaganya ekosistem pesisir, potensi wisata bahari dan mata pencaharian warga diharapkan dapat berkembang secara berkelanjutan.






















